Langsung ke konten utama

Postingan

NGERUMPI DI KANTIN KITA

✩ ✩ ✩ ✩  seri ketimpa sial  ✩ ✩ ✩ ✩ Kalian kudu tau, di sekolah SMA FUTTUHIYYAH ada beberapa dan bahkan banyak sekali kantin. dari kantin yang kelas bisa ngutang dan kelas kontan alias bayar langsung. nah tempat faforit kami dikelas yang bisa ngutang dan murah meriah, yaitu kantinya mbak LELY,  disitu  biasanya saya, puan dan akoy ngumpul. Makan seadanya dan sederhana. yang paling istimewa kopi buatan mbak lely, gurih dah...kantin mbak lely nggak begitu jauh dari sekolahan, tempatnya sangat strategi sekali untuk ngeceng anak-anak sisiwi, kantin itu sangat strategis juga buat membolos, biasanya kami membolos di kantin itu, di kantin itu bisa jungkir balik, nonton TV, ngobrol semaunya. Sebenernya ada kantin yang lebih bagus dari tempat mbak lely, banyak makan dan yang lainnya yang tersedia. Tapi menurut kami kantin mbak lely lah yang paling istimewa. pernah suatu saat saya, puan dan akoy membolos di jam pelajaran matematika ( pak Azis gurunya ), nah kantin itulah ...

10 Foto Jadul Slank di Tahun 1990-an

gimana menurut kalian kawan???

gara-gara angkot

jadi orang itu seharusnya bisa memahami orang lain teman-teman, nama saya durronn anak paling metal di SMA FUTTUHIYYAH . saya mau bercerita hari ini mengenai isi diary saya sehari...sebenarnya saya juga enggak enak untuk menceritakannya,, nanti kalo saya banyak cerita maka rahasia angker saya diketaui banyak orang. makanya, didalam diary ini banyak hal yang di sensor, karena memang tidak layak untuk anak dibawah umur. dalam diary ini menceritakan pertama kali menginjak di bumi  FUTTUHIYYAH . sebenarnya ini diary sedikit rahasia yang nggak seharusnya dimasukkan media, tapi karena ada dorongan yang sangat kuat dari temen saya " PUAN SANG ROMAN "  dan juga para penggemar makanya saya memberanikan diri untuk mempostingnya... kisah diary ini saya buka ketika saya baru masuk SMA FUTTUHIYYAH . Pagi menjelang siang itu memang sangat ramai sekali, banyak sekali orang mondar-mandir kesana kemari tak jelas jluntrungnya, ada yang mondar-mandir nyari kelas baru, ada kakak-kakak k...

tulisan terbalik

.: Bikin Tulisan Terbalik Agan Sendiri :. Ketik Tulisan Agan !! (cuma huruf aje ye..) </span>40a0a;" class=inputBox> Neh dia Hasilnye !! </span>40a0a;" class=inputBox> size:15px;width:750px;marg in-bottom:10px;line-height :15px;"> By : Sareka Beybeh™

Slank – Jurus Tandur (Maju Terus Pantang Mundur)

Maju terus pantang mundur Maju ke depan jangan ke belakang Maju terus pantang mundur Untuk kebenaran Walau banyak yang coba jegal kita Kita selalu tegak Walau orang coba gagalkan kita Kita pasti bertahan (jurus tandur) Maju terus pantang mundur Jalan yang lurus tak bernah kabur Maju terus pantang mundur Demi keadilan Walau beribu-ribu rintangan Kita selalu tebas Walau berjuta-juta halangan Kita pasti berantas Putih itu adalah putih Jangan hitam bilang jadi Abu-abu Maju terus pantang mundur Ini dadaku hai mana dadamu Jurus tandur

UWAIS AL QARNI; Kematiannya Menggemparkan Kota Yaman

Penutur Ulang Lukman Hakim Zuhdi Uwais Al Qarni lahir di tengah keluarga miskin di sebuah desa terpencil di dekat Nejed, Yaman. Tidak ada yang mendokumentasikan hari kelahirannya. Ayah dan Ibunya yang taat beribadah, tidak mampu menyekolahkannya. Alhasil, dia mendapat pelajaran seadanya dari orang tua yang sangat dicintai dan ditaatinya. Ayahnya meninggal dunia ketika Uwais kecil. Sementara Ibunya sudah tua renta dan lumpuh. Penglihatannya pun kabur. Uwais tak punya sanak famili. Dalam kehidupan keseharian, Uwais lebih banyak menyendiri dan diam. Dia pemuda yang tinggi badannya sedang, berambut lebat dan merah, matanya biru, pundaknya lapang panjang, serta kulitnya kemerah-merahan. Tidak sedikit kawan-kawan yang sering mengejek, menghina, menertawakan, dan mencapnya anak bodoh. Uwais tidak membalas perlakuan buruk tersebut. Dia lebih senang membantu meringankan beban orang tuanya dengan cara bekerja sebagai penggembala dan pemelihara ternak upahan. Pergaulannya hanya dengan sesama p...

Bidadari Penyelamat

6.30 pagi aku sudah terbangun Matahari bersinar.. tapi tak terasa panas Setan dalam hati tertawa Teringat kejadian semalam Semua bilang aku salah jalan Tapi nggak ada satupun yang punya peta Haripun berlalu... Tak sadar sudah tahunan Kemana bidadariku pergi... Yang bisa menyelamatkanku Seharusnya dia dari tadi.. sudah berada disini Malaikat di jiwa terbelenggu Akal sehatku pun mati Semua orang coba-coba ingin menolong Tapi terdengar seperti menggonggong Haripun berlalu.. aku kecebur semakin dalam Song and lyric by - Album Minoritas Release year 1995 Produced by Slank Record Formation : Bimbim, Kaka, Pay, Indra, Bonky